MEDIA INFORMASI IKAN HIAS DAN TANAMAN AIR
Pastikan Aquarium Anda Indah dan Sehat
 
koleksi hobiis
profil hobiis
online store  
 

 

   

 

::O-Fish: Algae, Permasalahan dan Penanggulangannya
 
PENGAMANAN AKUAIRUM
oleh: Imam Uzair
 
Bagaimanakah supaya tidak tersengat tegangan listrik di akuarium?
Hal yang termudah dan murah untuk mendeteksi kehadiran tegangan listrik di dalam akuarium adalah dengan menggunakan test pen. Sebelum anda bekerja atau melakukan kegiatan apapun yang membuat anda kontak dengan air akuairum. , maka terlebih dulu testlah air akuarium. anda dengan nencelupkan ujung testpen ke dalam air akuarium dan jempol anda menenpel di ujung tutup tespennya serta telapak kaki tanpa alas tetap berhubungan dengan lantai ; jika testpen menyala berarti akuariumnya bertegangan. Anda bisa mencabut satu persatu peralatan listrik yang ada di akuarium. dan memeriksanya kembali dengan testpen tersebut untuk mengetahui dari peralatan yang mana sumber kebocoran arus yang menyebabkan akuarium bertegangan. Jika sudah diketahui maka sebelum bekerja di akuarium cabutlah peralatan tersebut dari socket jala-jala PLN.dan jika ternyata waktu air akuarium di-testpen tidak menyala berarti anda aman untuk bekerja walaupun jika ada kebocoran arus , maka arus bocornya di bawah ambang batas keamanan.Tetapi akan lebih baik jika setiap anda akan bekerja yang berhubungan secara langsung dengan air akuarium anda mencabut kabel sentral ke akuariumdari stop kontak /socket jala-jala PLN.
 
Mengapa manusia tersengat aliran listrik sedangkan ikan tidak?

Persoalannya adalah arus listrik akan mengalir jika terjadi adanya perbedaan potensial tegangan listrik. Jika terjadi kerusakan isolasi dari peralatan yang ada di dalam akuarium. maka terjadi tegangan tembus yang menyebabkan air akuarium dan seisinya (termasuk ikan sebagai penghuninya) mempunyai potensial tegangan yang sama dengan fasa jala-jala PLN. Karenanya ikan tidak akan tersengat aliran listrik karena tidak ada perbedaan potensial tegangan pada tubuh ikan.

Sedangkan jika manusia menyentuh sementara kaki/ bagian tubuh kita yang lainnya menyentuh lantai/tanah secara langsung akan terjadi perbedaan potensial tegangan fasa terhadap netral tanah melalui tubuh kita yang akan menyebabkan aliran arus listrik dari fasa ke tanah melalui tubuh kita. Aliran arus inilah yang kita rasakan sebagai rasa kejutan listrik(ke-stroom).
Aliran arus merusak dua fungsi tubuh yang vital : pernafasan dan detak jantung. Penelitian menyatakan skala resiko berdasarkan dua faktor: aliran arus yang mengalir dan lamanya waktu kontak.

Tingkat kejutan ini bisa dibedakan menjadi beberapa tingkat skala resiko yaitu ;

  1. Kesemutan : <0.5 mili-Ampere
  2. Getaran kejut : <10 mili-Ampere
  3. Gangguan pada sisten pernafasan : >10 mA - 200 mA waktu kontak 25- 10000 milidetik
  4. Kontraksi pada jantung (bersifat mematikan tetapi biasanya masih dapat disembuhkan : >200 mA - 1000 mA waktu kontak 10 - 10000 mdet
  5. Denyutan jantung kacau (berhenti) : >1000 mA waktu kontak 10-10000 mdet
 
LANGKAH PENCEGAHAN
Karenanya sangatlah direkomendasikan adanya pengaman tambahan, dengan kata lain menggunakan gawai arus bocor (ELCB) untuk mencegah berbagai resiko masuknya arus listrik ke dalam tubuh kita. Atau juga standarnya kita menggunakan trafo isolasi khusus untuk supply tegangan akuarium kita. Bukankah tidak ada sesuatu yang lebih berharga dibanding nyawa keluarga kita!? 
 
BAGAIMANA MEMBUAT ALAT PENDETEKSI KEHADIRAN TEGANGAN DI AQ? (D.I.Y)

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada keluarga kita akibat kegagalan isolasi peralatan listrik akuarium kita, dapat dipasang alat yang sederhana untuk mendeteksi kebocoran isolasi peralatan listrik akuarium. dan memberikan sinyal warning! pada kita; yaitu dengan menggunakan lampu indicator neon (neon testpen) caranya , salah satu kaki terminal neon tsb kita solder dengan kabel tembaga yang sesuai dan dimasukkan ke dalam air aq. (pasang yang rapih dan tersembunyi di dalam air), dan kaki yang satunya kita solder/hubungkan dengan resistor 220 kOhm/ 0,5 watt dan dengan kabel yang sesuai dihubungkan ke kabel netral/ground dari socket/stop-kontak secara tetap. Antara kedua kaki tersebut dapat diisolasi dengan lem kaca,serta letakkan lampu indicatator tersebut pada tempat yang selalu bisa terlihat.


Jika terjadi kebocoran isolasi dan air akuarium bertegangan maka lampu tersebut langsung menyala, WARNING!

Berikut adalah material yang diperlukan.

  1. Satu buah lampu indikator neon @Rp. 750,-
  2. Satu buah resistor 220 kiloOhm/ 0.5 Watt @Rp 100,-
  3. Kabel NYA 1,5 mm2 panjang 1/2 meter @ Rp 500,- (untuk dicelupkan ke dalam Aq)---> Kabel tembaga isi tunggal untuk instalasi rumah
  4. Kabel NYAF 1,5 mm2 panjang 2 meter @ Rp 2000,-
  5. Timah solder panjang 10 cm @ Rp.200,-
 

Instalasi:

 

Gambar 1. Instalasi Pengaman pada Aquarium

 

  

 

Kecuali disebutkan dengan jelas, seluruh tulisan, gambar, ilustrasi dan foto pada situs web ini dibuat oleh Wahyu Purwakusuma. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi situs ini dalam bentuk maupun media apapun tanpa ijin tertulis dari O-Fish.com