Toko Ikan OnlineKoleksi HobiisLelang Ikan OnlineForum DiskusiGallery MemberO-Fish.com

Info Luo Han - Cupang Hias - Pojok Koi - Arwana - Diskus - Akuarium Laut - Info Perundangan - Info Karantina - Maskoki

 

 

 

 

 

 

 

   

   Angelfish
Petunjuk Pemilihan,  Cara Pemeliharaannya, dan Spesies
Yang harus Dihindari

 

( oleh: Hengky Wijaya)

Artikel ini di buat berdasarkan pengalaman pribadi dan informasi-informasi yang di peroleh seputar ikan-kan angel. Oleh karena itu, jangan heran jika anda menemui pendapat yang berbeda jika anda membaca di buku ataupun di internet dengan pengalaman pribadi saya. Dan walaupun saya sendiri bukanlah pakar di bidang perikanan laut ini tapi sejalan dengan tujuan mulia untuk turut menambah wawasan para hobiis khususnya hobiis ikan laut di negara kita, maka saya coba buat artikel mengenai ikan Angelfish ini, mudah-mudahan dengan membaca artikel ini, para hobiis bisa mempunyai sedikit pengetahuan mengenai ikan yang di klaim sebagai ikan laut yang
tercantik dari seluruh jenis species ikan laut.

Sekilas mengenai ikan Angelfish.
Ikan angel ini terbagi dalam 2 jenis, yang pertama yaitu Dwarf Angelfish. Jenis2 ini tidak bisa besar, ukuran (dari kepala sampai ekor) maksimum tercatat hanya sekitar 13 cm, tetapi yang paling umum adalah sekitar 10 cm. Jenis yang ke dua adalah Large Angelfish. Menurut data beberapa jenis Angelfish ini mampu tumbuh sebesar 1-2 ukuran kaki dewasa (dgn asumsi 1 kaki = 35 cm), maka beberapa jenis angelfish ini mampu tumbuh sampai sebesar 70 cm di alam sana.

Makanan Angelfish.
Hampir semua jenis ikan Angel baik yang besar maupun yang kecil di alam sana sangat tergantung dengan sponges (makanan utama), algae dan mahluk-mahluk invertebrata lainnya yang banyak tumbuh di LR. Namun begitu dijadikan penghuni akuarium, hampir semua jenis Angelfish akan menyesuaikan dengan makanan yang kita berikan (commercial food) seperti pellets, rebon , artemia, blood worm, dsb. Karena ikan Angel ini juga sangat membutuhkan algae dalam makanannya, maka kita bisa berikan makanan hijau sebagai "substitusi algae" seperti sawi hijau dan sawi putih. Lebih baik lagi jika anda mampu menumbuhkan algae secara alami di dekorasi karang bagi ikan2 Angel anda.

Kecocokan antara sesama Angelfish.
Jika anda membaca referensi umum baik dari buku maupun dari internet, maka tidak ada satu artikel pun yang menyarankan anda untuk mencampur dua atau lebih ikan Angel di akuarium anda seberapa besar pun akuarium anda, terkecuali jika anda mempunyai ukuran akuarium yang benar-benar besar. Tetapi jika kemudian saya mampu memelihara 3 jenis Angel yang berbeda di akuarium saya di tambah 2 jenis dari Dwarf Angel, itu bukan berarti saya sudah mematahkan "dalil" yang di buat oleh para
Experts di barat sana. Ikan Angelfish dan Kepe2 di alam sana maupun di akuarium raksasa mempunyai umur yang sangat panjang, yaitu mampu mencapai usia 30 tahun lebih, lebih panjang dari usia anjing yang umumnya hanya sekitar 15 tahunan. Menurut informasi yang pernah saya baca, jika seandainya saya hanya mempunyai 1 jenis Angelfish, maka dalam kondisi akuarium yg superior ia akan mampu hidup sampai 15-20 tahun, tapi jika saya mencampur mereka maka lifespan mereka akan berkurang, katakanlah menjadi maksimal 10 tahun saja.

Tips jika anda mencoba untuk mencampurkan beberapa jenis Angelfish.

  1. Usahakan akuarium anda minimal 1,2 m atau paling tidak 1,5 m untuk mencampur 2 jenis Angel, jika anda memiliki akuarium yang lebih besar lagi, maka anda memiliki kesempatan untuk memiliki lebih dari 2 jenis ikan Angel.
  2. Anda harus memiliki sistem filtrasi yang baik supaya air anda bisa selalu dalam kondisi superior dan pencahayaan yang kuat supaya algae bisa tumbuh di karang2 anda.
  3. Anda harus mempunyai protein skimmer yang baik. Tanpa ini, jangan harap anda bisa memelihara ikan Angel hidup lama di akuarium anda.
  4. Jangan mengisi ikan terlalu banyak di akuarium anda, jika anda ingin memiliki 2 atau lebih jenis ikan Angel, maka usahakan ikan-ikan kecil hanya sebagai pelengkap saja dan tidak perlu anda isi juga dengan berbagai jenis ikan kecil dari jenis betok, keling, mandarin, botana dan lain-lain. Hal ini akan membuat air anda semakin cepat kotor, karena semakin banyak ikan maka semakin banyak makanan yang harus anda berikan, maka berarti akan semakin banyak kotoran yang dikeluarkan oleh ikan-ikan anda. Terlebih jika anda mencampur ikan Angel beserta ikan fast feeder lainnya dengan ikan yang slow feeder seperti mandarin, tangkur, kuda laut, dokcat, kepe-kepe, maka hampir bisa dipastikan ikan slow feeder tersebut akan mati cepat atau lambat, karena mereka tidak berani untuk berkompetisi untuk mencari makanan atau mereka terlalu stress dengan kondisi yang tidak sesuai dengan mereka.
  5. Kombinasi yang ideal adalah 2-3 jenis ikan Angel dengan beberapa jenis ikan yang kecil seperti ikan badut, ikan keling, 2-3 ekor ikan betok, kemudian taruh 2-3 ekor udang dan ikan pemakan sisa2 di dasar akuarium anda seperti ikan gobi atau ikan Ho Chi Min. Ini adalah kombinasi yg ideal menurut saya.

Spesies yang harus di hindari :

  1. Jangan tertipu dengan bentuk tubuh dan tampak dari ikan yang sempurna. Hal ini justru bisa menyebabkan kita memilih spesies yang telah di tangkap dengan racun sianida, ikan yang terkena racun sianida bisa dikatakan tidak akan mempunyai umur yang panjang karena sistem pencernaan mereka sudah rusak, jadi mereka tidak bisa mencerna makanan yang mereka makan.
  2. Lihat kondisi ikan, ikan yang sehat tidak akan mudah di tangkap, jika ikan yang anda sukai terlalu mudah di tangkap berarti itu juga merupakan sinyal bahwa ikan tersebut telah terkena racun sinida, racun sianida ini juga merusak mata dari ikan tersebut, sehingga penglihatan ikan menjadi buta.
  3. Jangan pula memilih ikan2 yang dalam kondisi sakit parah seperti badan banyak luka, mata bengkak, perut membuncit, dsb.


Pemilihan Spesies :

  1. 1. Ikan yang sehat akan "melihat" kehadiran anda, hal ini bisa anda tes dengan menakuti mereka misalnya dengan menaruh tangan anda di kaca akuarium, ikan yang sehat akan cepat tanggap dan berusaha bereaksi terhadap gerakan anda. Jika ikan tampak diam saja, maka sebaiknya ikan tersebut jangan di beli.
  2. Berikan sedikit makanan pada ikan tersebut, jika sudah mau makan maka misi anda berikutnya menjadi lebih mudah.
  3. Jika kondisi ikan hanya sedikit luka atau sirip nya sedikit pecah/terbelah, tetapi anda yakin bahwa ikan tersebut tidak terkena racun dan sudah mau makan, maka segeralah beli ikan tersebut, jangan khawatir sirip yang pecah atau luka yang kecil, luka tersebut akan cepat sembuh kembali.
  4. Lebih mudah memelihara Large Angel daripada Dwarf Angel, hal ini dikarenakan Dwarf Angel lebih sensitif terhadap kualitas air, dan le;emahan lainnya ikan Dwarf Angel jika terkena racun sianida dalam tingkat rendah sekalipun umumnya tidak akan mampu bertahan lama diakuarium.
  5. Untuk Dwarf Angel dan Large Angel, hindari memilih spesies yang terlalu besar. Untuk Dwarf Angel ukuran sebesar 7 cm saja sudah sulit hidup di akuarium terlebih jika yang sudah 10 cm jarang ada yang hidup lebih dari 1 bulan. Untuk Large Angel ukurnan lebih dari 15 cm sudah terlalu besar. Untuk Dwarf Angel pilih yang ukuran 3-5 cm dari kepala sampai ekor, sementara Large Angel pilih ukuran di bawah 15 cm, ini adalah ukuran yang terbaik dan masih mau menerima substitusi food.
  6. Jangan lupa anda harus mengkarantinakan ikan anda terlebih dahulu, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti ikan yang baru membawa bibit penyakit.
Large Angelfish untuk pemula : Angel Annularis, Angel Roti, Angel Napoleon dan    Angel Koran.
Large Angelfish untuk tahap lanjut : Angel Piyama, Angel Batman, Angel Asli, Angel Walet, Angel Perkutut, dan Angel Bellus.
Large Angelfish untuk advance : Angel Doreng, Angel Doreng Model danAngel Melati.
Dwarf Angelfish untuk pemula : Angel Abu Doreng dan Angel Abu Biasa.
Dwarf Angelfish untuk tahap lanjut : Angel Marmut, Angel BK, dan Angel Kennedy
Dwarf Angelfish untuk advance : Angel Lubang Kunci dan Angel Hitam

Cara mencampur ikan Angel :

  1. Jika anda beruntung maka ikan baru anda bisa anda campurkan langsung ke akuarium anda yang telah ada ikan angel yang lama tanpa di bantai oleh angel lama anda. Tetapi hal ini sangat langka terjadi, dikarenakan ikan2 Angelfish mempunyai sifat yg sangat teritorial dan sangat beresiko jika mengambil langkah
    ini.
  2. Jika anda sudah berkomitmen untuk memelihara lebih dari 1 jenis ikan angel, sebaiknya anda menyiapkan 1 buah akuarium ukuran sedang untuk menampung sementara ikan2 angel anda, begitu anda sudah mempunyai jenis2 yang anda sukai, kemudian baru masukan secara bersamaan di akuarium utama anda, cara ini umumnya berhasil. Tentunya jika akuarium anda cukup besar, sehingga mereka mau untuk berbagi wilayah kekuasaan, tetapi jika akuarium anda kecil, cara ini seperti percuma saja.

Demikianlah artikel singkat dari saya. Walaupun saya tahu masih banyak terdapat kekurangan dan kelemahan dari artikel ini, tetapi besar harapan saya kalau artikel ini setidaknya bisa menambah wawasan dan berguna bagi setiap orang yang membacanya. Saya sangat mengharapkan koreksi serta input dari setiap pembaca,
akhir kata saya ucapkan banyak terima kasih atas perhatiannya. Sampai jumpa lagi.