Info Luo Han - Cupang Hias - Pojok Koi - Arwana - Diskus - Akuarium Laut- Koleksi Hobiis - Info Perundangan - Info Karantina - Forum Diskusi - Maskoki

  

  

 

  

    

  

  

IKAN HIAS ATAU KORAL

dalam Akuarium Laut Anda (lanjutan)

 

Jong Huat, Oktober 2003

Anda tentu mengira, memelihara ikan hias laut jauh lebih mudah ketimbang mengkoleksi koral dan tanaman hidup dalam akuarium laut anda. Setidaknya, ini adalah saran yang sering dilontarkan pengusaha akuarium laut ke anda.

Memang, dalam dunia hobby akuarium laut dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu pertama kelompok hobbiis ikan hias laut, kedua kelompok hobbiis koral dan tanaman laut, dan ketiga kelompok hobbiis gabungan ikan hias dan koral. Seolah-olah pengelompokkan demikian menunjukkan informasi kepada kita, bahwa kelompok pertama adalah kelompok yang paling mudah atau pemula. Memang pada pengelompokkan tersebut, kelompok ketiga yaitu gabungan ikan hias dan koral adalah kelompok yang memerlukan skill yang jauh lebih baik untuk bisa mengabungkan ikan hias dan koral dalam satu akuarium. Namun tidak berarti, ikan hias laut lebih mudah perawatannya ketimbang koral dan tanaman laut.

Dalam dunia akuarium laut, kita mengenal dua sistem, yaitu pertama kita kenal dengan LIVING SYSTEM dan kedua kita kenal dengan MODREN/PROFESIONAL SYSTEM.

 

LIVING SYSTEM VS PROFESIONAL SYSTEM

Pada artikel kami LIVING SYSTEM sebelumnya, sudah kami jelaskan mengenai LIVING SYSTEM atau LIVING FILTRATION SYSTEM, yaitu satu sistem akuarium laut yang bernaunsa alami. Hobbiis dengan sistem ini, men-setup akuarium lautnya mirip dengan keadaan alam laut yang sebenarnya. Pada sistem ini, tidak digunakan perangkat-perangkat akuarium yang modern, mutakhir, dan mahal. Semua sub sistem yang dipergunakan dalam living system, adalah peralatan murah dan mudah didapati disekitar kita, misalnya filtrasi ( peralatan filter ) cukup sederhana dapat dibuat sendiri, dan bisa semua berada dalam satu akuarium. Pada living system, hobbiis mengfokuskan pada LIVE ROCK, LIVE SAND, dan REFUGIUM.

Pada sistem modern ( Profesional/Modren Marine Aquarium System ), hobbiis umumnya adalah orang sibuk dan jarang berada dirumah. Sehingga kehadiran akuarium laut betul-betul adalah sebuah ornamen yang hanya berfungsi sebagai penghias diruang tamu pemiliknya. Pemilik akuarium laut yang demikian sebenarnya kurang cocok disebut hobbiis. Mereka cendrung tertarik pada taman laut karena keindahannnya atau mungkin karena prestise. Mereka tidak seperti hobbiis, yang harus mempunyai banyak waktu dan perhatian untuk mengurusnya dan mendalaminya.

Kelompok ini, umumnya tinggal angkat telepon, order sesuai keinginannya, lalu pengusaha akuarium laut akan mengurusnya semua dari awal sampai selesai di setup, malah untuk perawatan sehari-hari juga diserahkan ke PENGUSAHA AKUARIUM LAUT yang menjadi mitra bisnisnya untuk mengurus akuariumnya. Bila anda adalah termasuk kedalam kelompok ini, akuarium laut anda tentunya harus serba otomatis, sehingga tanpa anda dirumahpun akuarium laut anda tetap akan hidup.

Profesional/Modren Marine Aquarium System, adalah satu sistem akuarium laut yang dirancang khusus untuk mereka yang tidak mempunyai cukup waktu untuk mengurus akuarium lautnya. Pada sistem ini, akuarium anda mempunyai seperangkat peralatan yang serba otomatis. Seperti, Lighting-nya dengan solar dimmer dan timer ( artinya ada peralatan untuk melakukan dim pada lampu akuarium anda, dan ada pengatur waktu kapan harus hidup dan kapan harus padam. Dengan dimmer, lampu akuarium bisa diatur sedemikian rupa, sehingga pada pagi hari lampu hidup secara perlahan, mulai dari redup ( identik matahari baru terbit ) sampai sangat terang ( identik siang hari ). Kemudian, ada peralatan yang kita kenal dengan UNIT MONITOR, untuk memonitor keadaan akuarium anda. UNIT MONITOR ini mirip dengan sebuah computer, bekerja memantau keadaan akuarium laut anda, dan semua peralatan akuarium laut anda. Misalnya, bila PH air turun, dia secara otomatis menganalisis penyebab turunnya PH tersebut, dan dapat melakukan koreksi sendiri secara otomatis, yaitu misalnya menambahkan kalsium atau alkalinity untuk menaikkan kembali PH air tersebut. Unit ini dihubungkan kesemua perangkat akuarium kita, misalnya dengan Chiller, Lighting, Heater, Calcium Reaktor, Protein Skimmer, Waves Maker, UV sterilization unit, dan perangkat elektronik lainnya. Tanpa anda, unit ini bekerja secara otomatis untuk mengawasi akuarium laut anda, sudah identik dengan sebuah robot. Unit ini secara otomatis menambah kalsium, strontium, iodine, dan supplement-supplement lainnya yang dibutuhkan, termasuk pemberian pakan secara otomatis.

Unit monitor ini, juga bisa melaporkan keadaan akuarium ke anda melalui sistem komunikasi seperti HP, INTERNET, atau Telepon ke anda. Kekurangan apa yang tidak bisa diatasi oleh monitor ini dirumah anda, dari laporannya anda ( tidak dirumah ) tinggal angkat telepon hubungi ke pengusaha akuarium laut yang menjadi mitra anda, mereka akan datang sendiri ke rumah anda dan mengurusnya.

System ini banyak dipergunakan di USA dan EROPAH, dan menurut hasil survey mereka, justru sistem ini yang paling sukses mempertahankan kehidupan koral dan ikan dalam akuariumnya ketimbang sistem pertama ( LIVING SYSTEM ) walaupun banyak diantara hobbiis yang menganut sistem pertama adalah pakar – pakar akuarium laut ternama di dunia.

Jika kita cermati kedua sistem akuarium laut tersebut, Baik pada sistem pertama ( LIVING SYSTEM ) maupun pada sistem yang kedua ( PROFESIONAL/MODREN SYSTEM ), tujuan utamanya adalah sama, yaitu menghidupi, menyuburkan, dan mempertahankan pertumbuhan alga dan mikro-organisme termasuk plankton pada lingkungan LIVEROCK dalam akuarium lautnya.

Hobbiis pemula, dapat memulai dengan memilih LIVING SYSTEM terlebih dulu, kemudian seiring dengan perjalanan waktu, tentu skill dan pengetahuan kita akan bertambah, dan secara bertahap kita dapat beralih ke professional system, mungkin kita tidak perlu sampai full 100% dengan professional system tersebut, kita dapat menggabung kedua system, sesuaikan dengan keadaan kita. Misalnya, ganti protein skimmer yang tadinya harga Rp 100 ribu yang kita gunakan dengan protein skimmer yang seharga Rp 3 jutaan misalnya, berikutnya kita mulai pasang calcium reactor, dan seterusnya…

 

LIVEROCK MENJADI KUNCI UTAMA SUKSES TIDAKNYA AKUARIUM LAUT ANDA

LIVEROCK adalah kunci utama terciptanya eksistensi kehidupan akuarium laut anda, apakah akuarium anda berisi ikan hias atau koral, atau juga keduanya ikan dan koral.

LIVEROCK dalam akuarium, adalah rumah atau tempat berlindung bagi ikan-ikan, dan sejumlah mikro organisme yang hidup pada permukaan LIVEROCK tersebut maupun dalam ronga-ronga yang terdapat pada LIVEROCK tersebut. Alga, terdiri dari alga hijau, alga merah, alga coklat, dan jenis lainnya, Sponge, dan masih banyak mikro orgqanisme jenis lainnya, harus dipertahankan agar tetap tumbuh subur dan hidup dengan baik dan diharapkan dapat berkembangbiak pada LIVEROCK.

CAHAYA & SUHU

Untuk merawat Liverock, akuarium anda memerlukan persyaratan pencahayaan yang baik, suhu air rata-rata 27 o C. Dengan fluktuasi cantik antara 27 o C hingga 32 o C. Untuk mewujudkan hal ini, kombinasi Chiller, Sistem Pencahayaan, dan Heater, perlu dirancang sedemikian rupa, sehingga temperature bisa dibuat sejuk pada jam-jam tertentu, dan hangat pada jam-jam lainnya. Periode pukul 10:00 WIB. sampai 14:00 WIB. siang, puncaknya dengan suhu rata-rata 30 sampai 32 derjat Celcius. Dimana pada periode ini lampu-lampu dengan intensitas cahaya yang tinggi ( misalnya metal halide ) berada pada kondisi ON. Pukul 14:00 hingga ke pukul 18:00 kita sudah harus mengendalikan suhu dibawah 32 derjat dengan batas minimum 30 derjat. Anda boleh mulai mematikan sebagian lampu yang mempunyai intensitas tinggi, dengan menggantikannya dengan cahaya actinic. Pada periode ini kita masih memerlukan cahaya actinic putih dan kuning lebih banyak ketimbang biru/violet, dengan bohlam fluoresensi sudah cukup. Bohlam metal halide sudah boleh dipadamkan pada periode ini.

Mulai Pukul 18:00 wib hingga ke pukul 21:00 wib., Pencahayaan sepenuhnya digantikan dengan Cahaya actinic violet/biru. Temperatur harus diturunkan lagi ke tingkat terendahnya 29 derjat celcius. Kisaran suhu yang baik disini adalah 29 sampai 30 derjat celcius.

Setelah pukul 21:00 wib. hingga ke pagi hari pukul 06:00 wib., semua lampu akuarium dipadamkan. Suhu air kita turunkan lagi sehingga berada pada kisaran 25 hingga 27 derjat.

Pagi hari, mulai pukul 06:00 wib. kita mulai menyalakan kembali lampu akuarium dengan cahaya actinic biru diikuti dengan bohlam metal halide. Dan suhu air, kita mulai berusaha agar naik kembali secara perlahan pada kisaran 28 derjat sampai 30 derjat. Disini kita butuh heater, dan kekuatan cahaya metal halide untuk menaikkan suhu tersebut.

 

ARUS AIR

Arus Cantik, yang tidak begitu kuat, juga tidak monoton atau kaku, kita perlukan. Hal ini dipengaruhi oleh cara penyusunan liverock dalam akuarium kita. Susunan liverock dalam akuarium dan posisi powerhead akan menjadi sangat menentukan. Arus air sangat deras kadang dibutuhkan, dan aliran arus tidak begitu kuat selalu diperlukan oleh permukaan liverock. Hal ini untuk membersihkan permukaan liverock dan koral dari sediment, debu pasir, dan lumut yang menutupi mulut-mulit polyps. Susunan liverock yang bagaimana dan posisi powerhead harus dimana, tentu ini merupakan eksprimen-ekperimen kecil yang harus anda lakukan sendiri. Sehingga akuarium laut anda bisa mendapatkan arus yang cantik dimaksud. Dan arus ini juga mempengaruhi stimulasi temperature air seperti yang telah dijelaskan diatas.

 

KUALITAS AIR

Parameter air dan perubahannnya sangat penting, sebab disekitar liverock adalah mikro-organisme yang hidupnya sangat sensitive dengan perubahan yang signifikan. PH air harus selalu dalam kisaran 8,2 sampai 8,4. Salinity juga sekitar 35 per mil. Demikian juga kalsium 380 sampai 400 ppm. Magnesium juga termasuk komponen mayor mineral yang harus selalu mendapat perhatian. Minor elemen lain, Strontium, Iodine, Molybdenum, dan vitamin-vitamin harus selalu di supply dalam dosis yang cukup. Tidak over dosis dan tidak kekurangan.

Anda tentunya memerlukan peralatan pengukur yang baik, mengukur parameter air adalah sangat penting. Setelah mengetahui kondisi air akuarium kita, tentu kita dengan mudah dapat mengatasi kekurangannya. Misalnya PH air dibawah angka 8, apa yang harus kita lakukan agar PH air tersebut bisa kembali normal di posisi 8,2 sampai 8,4.

Mikro-organisme yang berada disekitar liverock, sangat sensitive terhadap perubahan parameter air. Bila kwalitas air laut di akuarium kita dapat dipertahankan tetap memenuhi syarat, maka sebagai pertanda, LIVEROCK akan hidup dengan dengan baik. Bila LIVEROCK bisa bertahan dengan baik, tentu ikan-ikan hias yang selama ini hidupnya sangat tergantung keberadaan liverock juga ikut bertahan. Ikan hias, koral, dan biota terumbu lainnya, dengan kehidupan LIVEROCK satu sama lain tidak dapat dipisahkan.

Kepe-kepe ( butterfly fishes ), Injel ( Angel Fishes ), selalu diklaim sulit hidup dalam akuarium, kesulitan ini bisa kita atasi bila akuarium kita berisi liverock yang bagus dan dengan jumlah yang cukup tentunya. Banyaknya ikan dan karang yang kita satukan dalam satu akuarium, tentu harus seimbang satu sama lainnya, demikian juga jenisnya apakah bisa digabung begitu saja atau tidak. Itu semua adalah satu ekosistem yang harus kita rancang dengan cermat dan teliti.

 

PAKAN dan SUPLEMENT UNTUK LIVEROCK

Bahkan, LIVEROCK pun harus diberi makan, bukan saja ikan atau koral. Lingkungan LIVEROCK terdiri dari berbagai jenis mikro-organisme, pakan mereka tentu tidak akan lepas dari sistem mata rantai makanan. Artinya, organisma yang lebih besar akan memakan yang lebih lemah dan kecil, dan phytoplankton dapat dikatakan sebagai produsen tingkat pertama untuk plankton yang berukuran lebih besar darinya. Suplement-suplement/additive tertentu, seperti Iodine, Molydebnum, dan Trace Element, dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan mereka.

Beberapa jenis produk akuarium laut yang pada umumnya adalah additive atau supplement yang diberikan untuk pakan LIVEROCK, SPONGE, dan ALGA, misalnya : MARINE SNOW dari TWO LITTLE FISHES ; LIVEROCK dan SPONGE FOOD dari NUTRA SEA product series.

KESIMPULAN

Merawat ikan hias laut dan koral/tanaman laut, sama rumitnya, sehingga kita tidak dapat menyebutkan merawat salah satunya lebih mudah.

Ikan hias laut, khususnya dari jenis ikan karang, dengan keberadaan terumbu, satu sama lain adalah saling ketergantungan, sehingga tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Merawat akuarium laut, dimulai dengan merawat liverock dan lingkungan sekitar liverock, dengan tujuan berbagai mikro-organisme termasuk alga, hidup dan berkembang dengan baik dalam akuarium, sehingga tercipta satu ekosistem yang seimbang dalam akuarium laut kita, sebagaimana layaknya kehidupan disekitar terumbu di laut bebas.

Demikian artikel kami mengenai masalah pilihan ikan hias atau koral untuk akuarium laut kita. Semoga dapat membantu para hobbiis untuk memulai hobby yang menyenangkan ini dengan benar, sehingga kegagalan dapat diperkecil, dan tentunya kita harapkan biota laut yang kita cintai ini, benar-benar hidupnya aman dan lebih baik di akuarium kita ketimbang mereka berada di habitatnya yang asli, yang mana setiap saat mendapat ancaman alam maupun ulah manusia-manusia yang lalai dan tidak bertanggungjawab. Jika ini dapat kita jalankan, dikemudian hari, orang tidak akan mempersoalkan lagi hobby kita ini. ( Jong Huat )