|
|
|
Menghadirkan Taman Laut Ke Rumah Anda
Oleh : Jong Huat (25
Januari 2003)
Menikmati keindahan taman laut di ruang tamu rumah anda ??? Mengapa
tidak ?? Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, telah memberikan
manfaat yang tak ternilai bagi anda yang kurang berani atau tidak
mampu menyelam ( diving ) untuk dapat menikmati keindahan alam bawah
laut di ruang tamu rumah anda.
Taman laut di rumah anda, selain mampu memberikan nilai tambah bagi
rumah dan status anda, juga mampu berperan memberikan kontribusi ilmu
dan pengetahuan kepada anda dan keluarga terutama anak-anak kita,
khususnya yang berhubungan dengan kelautan.
Mengapa Anda Tidak Mencobanya ???
Hobiies akuarium laut pada dasarnya terbagi menjadi dua kelompok
utama. Kelompok hobbies yang pertama berorientasi ke ikan hias laut.
Kelompok ini dikenal MARINE FISH AQUARIA. Kelompok yang lain
berorientasi ke terumbu karang dan dikenal CORALS REEF AQUARIA. Jadi,
kita mengenal akuarium laut yang khusus memelihara ikan hias laut dan
akuarium laut yang khusus memelihara koral dan karang.
MARINE FISH atau CORALS REEF ???
Kita akan bertanya, akuarium laut yang hanya berisi ikan hias saja,
apa menariknya ? bila tidak di gabung dengan koral dan karang.
Demikian sebaliknya, kita juga akan bertanya, akuarium laut dengan
hanya koral dan karang apa menariknya ? bila tidak digabung dengan
ikan hias. Bukankah taman laut yang sesungguhnya di bawah laut
keindahannya merupakan penggabungan koral, karang dan ikan hias ???
Lalu bila anda memulai membangun satu akuarium laut, orientasinya
ke marine fish atau ke corals reef ??? Anda tentu menginginkan
akuarium anda yang ada koral, karang dan ikan hiasnya sekaligus (
mixing orientation ).
Sebagaimana halnya kita belajar suatu ilmu pengetahuan, apakah itu
Bahasa Inggris, Matematika, Akuntansi, Fisika, Kimia, Biologi dan
pengetahuan lainnya. Kita mesti memulai dari awal, tahap pengenalan,
dasar/elementry, menengah/intermediate dan lanjutan/advance. Demikian
juga halnya dengan hobiies akuarium laut ini. Menggabungkan koral,
karang dan ikan hias dalam satu akuarium, merupakan pelajaran tingkat
lanjutan/advance.
Marine Fish Aquarium
Akuarium yang orientasi ke ikan hias laut, memerlukan ruang
akuarium yang lebih luas dan dalam. Ikan adalah biota yang aktif
bergerak/berenang kesana-kemari, sehingga akuarium yang luas tentu
akan membuat mereka berada seperti di habitatnya yang asli. Selain
itu, ikan hias juga merupakan biota yang paling banyak menyebabkan
polusi dalam akuarium kita. Ikan-ikan hias laut yang cantik, seperti
Napoleon, Anularis Garis Biru, Batmen, pada umumnya hidup pada
kedalaman 10 meter sampai 30 meter. Pada kedalaman demikian, pakan
mereka tentu tidak sama dengan ikan-ikan hias yang berada pada
kedalaman kurang dari 2 meter. Ikan-ikan yang hidup pada kedalaman 10
hingga 30 meter, mereka umumnya sudah mengkonsumsi organisma-organisma
yang hidup dilaut dengan kedalaman tertentu yang sudah sulit
disediakan di darat dan walaupun ada itu sudah sangat mahal. Seperti
polyp karang, copepods, amphipods, dinoflagellates dari genus
noctiluca, kinorhynch dari genus echinoderes, sea gooseberry -
pleurobranchia pileus, comb jelly dari genus beroe, beroe cucumis dari
phylum entoprocta, dan lain-lain. Pakan mereka sebagian besar
merupakan plankton yang berasal dari laut dalam. Pakan-pakan ini
sebagian besar ada sebagai akibat adanya penaikan air dari laut dalam
ke permukaan laut yang dikenal dengan istilah upwelling. Tekanan air
laut pada kedalaman hingga 30 meter sudah mulai besar ketimbang
dipermukaan laut. Semakin kedalam zat-zat hara yang diperlukan
ikan-ikan laut untuk berkembang juga banyak ditemui dibanding dengan
permukaan laut yang kerap kali telah tercemar.
Informasi-informasi tersebut menjadi penyebab mengapa ikan-ikan
hias laut sulit bertahan lama di akuarium. Memang ikan-ikan laut yang
ganas seperti hiu dan pari, kerap kali dijumpai di peraliran dangkal.
Hal ini mereka lakukan hanya untuk mencari makanan yang banyak
dijumpai di peraliran dangkal tetapi itupun pada waktu-waktu tertentu
ketika terjadi pasang naik.
Dari informasi dan diskusi-diskusi dengan pakar bidang ini di
dunia, seperti yang sering penulis lakukan dengan Anthony Calfo,
Robert M. Metelsky, Terry Black, dan yang lainnya melalui situs
internet, jarang ditemui akuarium laut yang hanya berisi ikan hias
saja. Akuarium demikian umumnya adalah akuarium raksasa dengan
kapasitas ribuan kubik liter air seperti akuarium besar di Sea World
di Jakarta atau Under Water World di Singapura, akuarium ini umumnya
hanya berisi ikan-ikan yang besar seperti Hiu, Pari, Tuna, Kerapuh,
Grouper dan ikan-ikan besar lainnya yang tidak sulit memberi pakan
mereka, sebab pakan mereka adalah ikan yang agak kecil, udang dan
daging. Sedangkan ikan-ikan hias karang yang cantik warnanya seperti
napoleon, betmen, anularis garis biru, trigger kembang, kepe-kepe, dan
jenis ikan karang lainnya selalu digabungkan dengan karang-karang yang
telah banyak ditumbuhi tanaman dan hewan karang seperti sponge,
polyps, jamur dan lain-lain. Akuariumnya juga sudah besar, mencapai
kedalam sampai 3 meter. Ada yang panjang akuarium sudah mencapai 3
sampai 5 meter. Dari informasi-informasi ini, kita dapat mengambil
kesimpulan, bahwa akuarium laut untuk ikan hias masih dapat dibagi
menjadi dua kelompok besar.
Pertama kelompok ikan hias karang. Tipe ikan ini seperti angel
fish, damselfish, surgeon fish, butterfly fish, gobbies fish, banner
fish, fox fish, frog fish, dan lain-lain. Kelompok hobby yang ini
pengetahuannya sama dengan hobbies akuarium koral/karang. Sebab
mendesain akuarium demikian, selain harus lebih dalam juga harus
memenuhi syarat-syarat yang diperlukan corals reef aquaria. Karena
ikan hias tipe demikian tidak bisa dipisah dari kehidupan terumbu
karang.
Kedua kelompok bukan ikan hias karang. Tipe ini seperti Hiu, Pari,
Tuna, Grouper, Scorpion fish, Kerapuh Macan, lumba-lumba, paus dengan
jenis tertentu, penyu laut, lobster dan lainnya. Ikan demikian
memerlukan akuarium yang cukup besar dan dalam. Biasanya hobbiesnya
termasuk kalangan eksklusif yang tipe keras. Akuarium ini memerlukan
goa-goa batu karang yang besar pada dasar akuariumnya. Umumnya
kedalaman mencapai 5 meter lebih. Panjang akuarium mencapai 10 meter
lebih. Biasanya akuarium seperti ini sudah merupakan akuarium publik
seperti Sea World di Jakarta, Underwater World di Singapura, dan
akuarium publik di negara-negara maju seperti di Australia, Jepang,
USA, Jerman, Inggris, Italia dan negara lainnya. Proses pembangunan
akuarium tipe ini sudah memerlukan syarat-syarat khusus. Tidak
sembarang orang bisa melakukan pembangunan akuarium sebesar itu. Bahan
pembuatannya juga khusus. Bila anda berminat membuat akuarium sebesar
ini, mungkin harus mendatangkan pakar dari luar negeri.
Corals Reef Aquarium
Akuarium laut yang orientasi ke koral dan karang ( Corals Reef )
memerlukan akuarium yang lebih panjang. Tidak begitu dalam. Lebar
ideal 70 sampai 80 cm. Bila panjang akuarium mencapai 3 meter, lebar
sebaiknya 1 meter. Tinggi sebuah akuarium koral/karang sangat besar
pengaruhnya terhadap pencahayaan/lighting. Kedalaman kurang dari 60
cm, pencahayaan masih cukup dengan Bola NEON TL ( Flourescent )
standart output. Bila kedalam air 60 cm hingga 70 cm, disarankan
mempergunakan Neon TL ( fluorescent ) tipe Very High Output ( VHO ).
Bila kedalaman lebih dari 70 cm, sebaiknya anda mempergunakan metal
halide, minimal 150 watt. Panjang akuarium dan tinggi akuarium juga
mempengaruhi ketebalan kaca akuarium, dengan sendirinya mempengaruhi
anggaran anda untuk membangun akuarium tersebut. Sebagai bahan
pertimbangan anda, saat ini seorang teman penulis di Medan sedang
membuat akuarium baru dengan ukuran panjang 260 cm, lebar 70 cm, dan
tinggi akuarium ( air saja ) 90 cm. Bila mempergunakan kaca dengan
tebal 12 mm ( ditempled/diperkeras ) harganya Rp 10 juta, bila dengan
kaca 15 mm ( standart biasa ) Rp 12.500.000,- dan bila dengan
ketebalan kaca 15 mm ( ditempled/diperkeras ) Rp 25 juta. Harga ini
tentu harga sampai di Medan, sebab kaca demikian kabarnya hanya di
produksi di Jakarta. Tetapi akuarium teman saya tersebut hanya
mempergunakan kaca dengan tebal 12 mm ( standart biasa ) harganya Rp 8
juta dengan sedikit modifikasi pada dasar akuarium.
Yaitu dengan membentuk skat vertical setinggi 10 cm dari dasar
akuarium dan sebanyak 25 skat dengan ketebalan kaca double 12 mm ( 24
mm ) dan jarak skat satu dengan skat lain sekitar 10 cm. Saya
memanfaatkan skat-skat dasar ini ( 25 skat ) sekaligus sebagai filter
dasar ( undergravel filter ) akuarium teman saya tersebut.
Corals reef akuarium, memerlukan cara setup isi akuarium yang
sedikit lebih khusus. Lapisan pasir, karang pecah pada dasar akuarium
harus cukup tebal untuk menghidupkan organisma-organisma di dasar
akuarium yang nantinya diharapkan menciptakan ekosistem yang seimbang
dan harmonis dalam akuarium tersebut. Susunan live rock juga harus
ditata sedemikian rupa, karena pada live rock tersebut banyak
organisma dan alga yang diharapkan tumbuh dengan subur dalam akuarium
kita sehingga menjadi penyumbang pakan alami yang konsisten bagi koral
dan hewan karang dalam akuarium tersebut. Akuarium koral juga dapat
dimasukkan ikan-ikan hias karang. Tetapi kita harus tahu, sebagian
ikan hias yang kita gabungkan ke akuarium koral adalah predator bagi
tanaman dan hewan karang tersebut. Seperti jenis kepe-kepe dan
angelfish, polyps karang adalah pakan utamanya. Sehingga tidak heran,
kepe-kepe dan angelfish bisa bertahan lama pada akuarium koral, tetapi
efek negatifnya sebagian tanaman dan hewan karang dalam akuarium akan
gundul/habis dimangsa oleh ikan-ikan hias tersebut. Hobbies tipe
corals reef selalu menghindari ikan jenis ini untuk digabung ke
akuariumnya.
Biaya pembangunan Corals Reef Aquarium, sistem dan perlengkapannya
sangat mahal. Sistem pencahayaannya ( lighting system ), sistem
filtrasinya ( filtration system ), sirkulasi air seperti pasang surut,
gelombang, dan arus ( water movement system : tidals, waves, flow of
water ), pemberian pakan dan nutrisi ( feed & nutrition ) semuanya
harus dirancang sedemikian rupa, sehingga menyerupai kondisi alam laut
yang sebenarnya. Singkat kata, hobbies corals reef aquarium, harus
bisa menjadi pakar yang ahli untuk memanipulasi kondisi dalam akuarium
identik dengan kondisi alam laut yang sebenarnya.
Sebelum Anda Memilih
Setelah memahami tipe-tipe hobbies akuarium laut ini, anda bisa
mengambil kesimpulan sendiri, bila ingin menggabungkan ikan hias laut
dengan koral dan karang dalam akuarium, harusnya bagaimana ??? Tentu
jawabannya, anda harus kuasai dulu semuanya baik itu ikan hiasnya
maupun koral dan karangnya, terlebih-lebih anda harus belajar secara
mendalam perilaku dan kesukaannya jenis-jenis ikan hias, koral dan
karang, Mana yang menjadi predator dan mana yang menjadi simbiosisnya
mana yang bisa digabung dan mana yang tidak. Mana yang saling membunuh
dan mana yang saling menghidupi. Pakan mereka masing-masing bagaimana,
dan cara menyediakannya bagaimana.
Sebelum anda memilih orientasi kemana akuarium laut anda, tentu
anda mesti mempertimbangkan dengan cermat : Lokasi akuarium anda,
berapa besar ukuran akuarium yang anda inginkan,
perlengkapan-perlengkapan akuarium mudahkah didapat di derah anda,
seperti air laut misalnya ? Anda ingin memulai yang amatiran (
mempergunakan perlengkapan apa adanya / dibuat sendiri dengan
memanfaatkan material disekitar kita ) atau anda akan memulai sistem
akuarium ini secara professional ( mempergunakan perlengkapan canggih
yang semuanya harus di import dari negara maju seperti Jerman, USA,
Jepang atau Inggris ).
Semua yang kami jelaskan diatas, akhirnya tentu bermuara pada
kemampuan keuangan anda. Keuangan anda harus mampu menjangkau
investasi pertama ( ketika membangun akuarium baru dan
perlengkapan-perlengkapan utamanya ) dan perawatan rutinnya, mencakup
penggantian perlengkapan yang sudah lewat waktu masa pemakaian, pakan,
nutrisi, air laut dan lainnya. Hal ini sangat penting, bila macet
ditengah jalan, sistem ini akan hancur berantakan, akhirnya isi
akuarium anda harus diganti dengan ikan louhan, diskus atau arwana
sungguh sayang sekali bukan ?
Hobbies akuarium laut, tidak bisa hanya mengandalkan banyaknya uang
saja, tetapi lebih jauh anda juga harus mempunyai niat untuk belajar
segala pengetahuan yang berhubungan dengan hobby yang satu ini,
zoology, ekologi laut, ekosistem laut, biologi kelautan, kimia,
fisika, elektro dan pengetahuan lainnya yang berhubungan. Hobby ini
mencakup pengetahuan multidimensi. Di luar negeri, bahkan di
negara-negara maju seperti di USA, GERMANY, JEPANG, INGGRIS, telah
banyak berdiri sekolah tinggi dan universitas yang mempunyai fakultas
atau program pendidikannya ke jurusan hobby yang satu ini. Yang online
di-internet, sebut saja Coral Realm.
Kesimpulan
Hobby akuarium laut adalah hobby yang menyenangkan, eksklusif,
mewah dan mahal. Tetapi tidak semua orang yang punya banyak uang,
sanggup menghadirkan satu taman laut yang indah di rumahnya. Hobbies
akuarium laut ini, selain mempunyai uang yang banyak juga harus
mempunyai pengetahuan yang baik tentang laut dan kehidupannya. Ikan
hias saja, atau Koral dan karang saja, atau kedua-duanya ikan hias
sekaligus koral dan karang, pilihan ini tidak mudah dijawab begitu
saja. Anda harus tahu banyak hal tentang ikan hias laut, koral dan
karang. Dan anda juga harus tahu kemampuan keuangan anda sejauh mana.
Pilihan yang keliru dapat membuat akuarium laut anda akhirnya hanya
di-isi dengan ikan-ikan hias air tawar saja.
Untuk melihat gambar-gambar tentang akuarium laut, klik saja
http://www.reefcentral.com
|
|