Toko Ikan OnlineKoleksi HobiisLelang Ikan OnlineForum DiskusiGallery MemberO-Fish.com

Info Luo Han - Cupang Hias - Pojok Koi - Arwana - Diskus - Akuarium Laut - Info Perundangan - Info Karantina - Maskoki

 

 

 

 

 

 

 

   

   Pentingnya "Water Motion"
Dalam Akuarium Laut

 

( Jong Huat, Desember 2003 )

Arus ( Currents ), Gelombang/ombak ( Waves ) dan Pasang-surut ( Tidals ), adalah tiga istilah yang tidak bisa diabaikan begitu saja dalam setup akuarium laut. Selain itu di alam laut sebenarnya kita masih mengenal istilah UPWELLING atau naiknya arus dingin dari laut dalam ke permukaan. Dan UPWELLING ini bisa saja menjadi salah satu faktor yang menjadi kendala bagi hobbiis untuk mempertahankan kehidupan akuarium lautnya untuk jangka waktu yang lama dengan kondisi pertumbuhan yang wajar. Sebab sampai saat ini belum ditemukan teknologi untuk menciptakan upwelling dalam akuarium. Upwelling, selalu membawa ke permukaan zat-zat hara yang hanya ditemukan di laut dalam, zat-zat hara ini sangat diperlukan oleh sebagian besar biota yang hidup pada permukaan laut.

Di laut, dan pada lokasi tertentu, secara priodik upwelling terjadi dan membawa zat-zat hara dari laut dalam ke permukaan, termasuk plankton-plankton yang hidup pada kedalaman mencapai ratusan bahkan ribuan meter. Sehingga biota-biota laut yang umumnya hidup pada kedalaman yang masih mendapat sinar matahari, secara periodik mendapat supply zat-zat hara dan plankton-plankton untuk penyegaran kehidupan mereka.

Kami secara khusus menginformasikan kejadian-kejadian khusus seperti ini di laut bebas ke para hobbiis, untuk dijadikan sebagai pengetahuan tambahan yang harus dipahami, sebab pada kenyataan di laut, sesungguhnya selain faktor cahaya matahari, tidak ada factor lain yang lebih berpengaruh terhadap pertumbuhan terumbu dan biota laut disekitar terumbu, selain pergerakan air ( water movement ) yang bisa berupa arus ( currents ), gelombang ( Waves ), pasang-surut ( Tidals ), kenaikan air dari laut dalam ke permukaan ( Upwelling ), yang mana pergerakan air ini sangat dipengaruhi oleh perubahan cuaca dan musim.

Pada daerah daerah sekitar laut Flores sampai ke Sulawesi Selatan, sekitar laut Banda,Kawasan Irian Barat, Kawasan kepulauan Nusa Tengara dan Timor, kita ketahui merupakan daerah di Indonesia yang paling banyak memiliki beraneka jenis satwa terumbu yang indah dan cantik, ternyata adalah daerah yang memiliki kejadian-kejadian UPWELLING dengan intensitas yang cukup tinggi. ( Sumber : The Ecology of Indonesian Seas, Part One, Tomas Tomascik, Anmarie Janice Mah, Anugerah Nontji, Mohammad Kasim Moosa ).

Banyak hobbiis akuarium laut, memulai akuarium laut dengan mengabaikan hal-hal yang terjadi di laut, sesungguhnya bila mereka bijaksana untuk mencari tahu dan sedikit mempelajari tentang keadaan dan perubahan laut ini sehari-hari, saya yakin akuarium lautnya akan lebih baik dan panjang umur.

ARUS ( CURRENTS ) dan GELOMBANG ( WAVES)
Di laut bebas, arus dan gelombang terjadi akibat adanya angin ( winds ), pasang-surut (tides ), perbedaan suhu, dan lain-lain. Dalam akuarium laut, arus dan gelombang bisa diciptakan dengan bantuan powerhead dan unit waves maker. Waves maker adalah unit yang dirancang secara khusus untuk mengontrol hidup matinya kerja powerhead. Turbelle Stream, satu aksesoris terbaru untuk akuarium laut, berfungsi menciptakan arus dan gelombang dalam akuarium laut. Sebagai informasi, TURBELLE STREAM di pasaran USA dan EROPA dijual seharga US$ 350. Bila ditambah dengan aksesories pendukung satu unit lengkap mencapai US$ 750. Sedangkan unit waves maker dipasaran USA dan EROPAH mulai US$ 135 sampai US$ 200.

Berikut saya tampilkan beberapa photo aksesories pembuat arus dan gelombang dalam akuarium laut.

Dalam sistem akuarium koral ( reef aquarium ), arus dan gelombang diperlukan selain untuk memberikan ritme pada kehidupan koral dan livesrock, juga bermanfaat untuk membersihkan debu, bibit/spora alga/lumut, atau sedimen yang menempel pada tubuh koral, sehingga tubuh koral selalu bersih, dan pori-pori ( mulut ) nya dapat bebas menangkap plankton yang berada disekitarnya.

Secara umum, arus berada pada kecepatan 60 centimeter per detik diperlukan untuk membersihkan/merawat material-material kasar, seperti butiran pasir dan batu krikil yang berada pada dasar akuarium. Arus yang dapat merusak dengan kecepatan berkisar 30 centimeter per detik. Sedangkan arus yang dibutuhkan untuk membersihkan tubuh-tubuh koral dari sedimen dan spora-spora algae berada pada kisaran 50 sampai 60 centimeter per detik. Kecepatan arus antara 40 hingga 60 centimeter per detik telah mampu memindahkan butiran-butiran pasir dan materian-material kasar lainnya sejauh 1 sampai 2 mm.

PASANG - SURUT ( TIDES )
Pasang - surut, terjadi sebagai akibat gravitasi bulan dan matahari. Pasang terbesar, segera terjadi pada saat bulan baru dan terjadi lagi pada saat sedang purnama. Pada saat bulan baru dan bulan sedang purnama, gravitasi matahari dan bulan bekerja secara bersamaan, sehingga berakibat terjadinya fenomena alam tersebut. Dan fenomena ini mempengaruhi sebagian besar kehidupan di pantai dan di daerah perairan dangkal. Dimana pada daerah-daerah ini pada saat-saat tersebut mendapat genangan air laut dengan jumlah yang banyak, demikian juga daerah-daerah tertentu yang lain, yang mendapat giliran surut, daerah yang biasa terendam air laut sepanjang hari ini, akan berada pada kondisi tidak berair/lembab-lembab basah untuk beberapa jam, dan pada saat seperti ini makanan akan tersedia dalam jumlah yang berlimpah sehingga mempengaruhi aktivitas-aktivitas biota laut ini. Ketika air laut mencapai daerah dangkal, arus air ini akan kembali ke laut dengan membawa banyak zat-zat hara dari daerah dangkal ini termasuk makanan-makanan, plankton-plankton yang bisa berupa benur-benur udang, seperti artemia misalnya, yang berkembang biak dilumpur-lumpur atau pada daerah-daerah dangkal tersebut.

Dalam akuarium laut, pasang surut ( tides ) hanya bisa dibuat dengan bantuan akuarium tambahan atau sump box yang berukuran lebih besar dari akuarium utama. Jadi tidak mungkin menciptakan efek tidals pada akuarium laut yang menganut Living System dengan hanya satu akuarium ( all in one system ).

Dilaut, arus surut selalu membawa banyak makanan dari daerah yang dekat daratan atau di peraliran dangkal, sehingga terjadi supply pakan untuk biota-biota laut yang hidup pada daerah agak ke tengah laut.

Dalam akuarium laut sump box perlu dirancang khusus, misalnya berhubungan dengan refugium, jadi ketika kita membuat pasang surut di akuarium utama, pengembalian proses surut menjadi pasang besar di akuarium utama kita atur untuk jarak waktu yang lebih panjang, dan saat-saat inilah supply plankton dan supplement-suplement termasuk pakan-pakan yang berkwalitas kita lakukan. Kita bisa membuat koneksi langsung dari refugium dengan flow out dari sump box ke akuarium utama.

Di laut, hari-hari biasa diluar bulan baru dan bulan purnama, fenomena tidals juga terjadi setiap hari, cuma ketika pasang naik tidak terlalu besar dan ketika surut juga tidak terlalu dangkal, dan dalam setiap hari tetap terjadi dua kali pasang naik dan surut.

Hal ini juga dapat ditiru di akuarium kita, sehingga pemberian pakan yang baik disarankan mengikuti kejadian pasang dan surut yang kita stimulasi di akuarium kita.

PERGERAKAN AIR dan MANFAATNYA PADA AKTIVITAS HIDUP BIATO-BIOTA LAUT
Secara alamiah, biota-biota laut ini akan mengikuti fenomena alam ini dihabitatnya yang asli, misalnya ikan-ikan cendrung bersembunyi di celah-celah livesrock di dasar laut ketika terjadi pasang besar pada saat bulan baru atau saat bulan purnama, pada kondisi ini ikan-ikan ini sepertinya tidak bernafsu untuk makan, sehingga bila anda sedang membuat acara mancing pada saat-saat seperti ini di laut, anda bakal pulang dengan tangan kosong. Tetapi pada daerah-daerah tertentu seperti diperaliran selat malaka, pada kondisi seperti ini pasang sedang besar, koloni-koloni ikan bisa dijumpai pada peraliran dekat pantai-pantai disepanjang sumatera bagian utara dan bagian timur, mereka ini terbawa arus dan mungkin mencari banyaknya makanan yang terbawa arus surut dari perairan dangkal. Kejadian-kejadian alam ini, secara alamaih telah mempengaruhi aktivitas-aktivitas hidup dan metabolisme dari para biota laut ini, tentu masing-masing tipe dan jenis akan memiliki tingkah yang tidak sama.

Bila hal ini bisa kita ciptakan dalam akuarium kita, ikan dan koral anda tentu akan hidup seperti berada di habitatnya yang asli.

Kadang-kadang kita harus atur ikan-ikan kita kekurangan pakan/lapar di akuarium kita, pada saat-saat yang lain kita mesti sekali-sekali memberikan supply pakan yang banyak dan beraneka ragam.

Kita juga harus mengatur perubahan suhu dalam akuarium kita, arus, gelombang, dan pasang surut, untuk merangsang aktivitas-aktivitas hidup dari ikan-ikan dan koral yang ada di akuarium kita. Kita selayaknya tidak membiarkan ikan-ikan ini hilir mudik dan hanya makan di akuarium kita begitu saja, demikian juga koral, kita mesti rangsang mereka untuk melakukan aktivitas hidup lainnya yang mereka selalu lakukan ketika dihabitatnya yang asli termasuk kegiatan mencari pasangan, kawin, berkembang biak, dan termasuk aktivitas yang dapat meningkatkan antibody mereka terhadap serangan berbagai penyakit dan parasite.

KESIMPULAN
Biota laut dalam akuarium juga memerlukan stimulasi keadaan seperti kejadian di alam, yaitu arus, gelombang, pasang-surut, perubahan suhu., dan lain-lain.

Fenomena alam yang mempengaruhi pergerakan air, adalah perubahan cuaca dan musim. Perubahan cuaca dan musim ini akan mempengaruhi perbedaan dan perubahan suhu atau temperature. Perubahan suhu/temperature ini akan berdampak terciptanya angin. Dan angin menimbulkan gelombang/ombak dilautan.

Gravitasi matahari dan bulan secara bersamaan, mampu menyedot sebagian besar air laut dibumi ke titik atau belahan yang dekat dengan kedua benda langit tersebut, hal ini berakibat terjadinya arus pasang terbesar didaerah tersebut, sedangkan pada daerah lain di muka bumi yang pada saat yang sama jauh dari gravitasi matahari dan bulan, akan terjadi pasang surut terendah, hal ini karena air tersedot akibat gaya gravitasi matahari dan bulan secara bersamaan di belahan lain bumi ini yang terjadi pasang besar. Gravitasi matahari dan bulan ini menimbulkan efek pasang-surut ( tidals ) di laut.

Angin ( winds ), pasang-surut ( tides ), dan gelombang ( waves ) menimbulkan arus ( currents ) di laut. Faktor alam lain seperti celah-celah pulau/daratan juga bisa menimbulkan arus.

Diakuarium, pergerakan air ini perlu kita tiru, agar biota laut yang hidup di akuarium bisa seperti berada di habitatnya yang asli, sehingga kita tidak mengharapkan kehadiran mereka di akuarium kita hanya untuk makan dan hilir mudik begitu saja. Lebih dari itu kita berharap aktivitas-aktivitas hidup lainnya bisa mereka lakukan di akuarium kita.

Diakuarium fenomena arus, gelombang, pasang-surut, bisa diciptakan dengan bantuan powerhead dan unit waves maker yang banyak dijual di toko-toko akuarium laut.

Salah satu fenomena alam yang juga merupakan bagian dari pergerakan air ( water motion atau water movement ) adalah UPWELLING. Upwelling sejauh ini belum bisa ditiru di akuarium kita. Upwelling di laut, selalu membawa zat-zat hara dari laut dalam ke permukaan. Dan daerah-daerah laut yang frekwensi terjadinya UPWELLING sering, ternyata memiliki pertumbuhan terumbu yang sangat baik dan beranekaragam.

Apakah mungkin, pertumbuhan koral di akuarium kita akan sebaik dilaut ? dimana teknologi upwelling belum bisa ditiru di akuarium.

Sampai disini dulu artikel kita, sampai jumpa lagi di artikel kami berikutnya di tahun 2004. Selamat hari Natal 25 Desember 2003 dan selamat TAHUN BARU 1 Januari 2004. JONG HUAT.