MEDIA INFORMASI IKAN HIAS DAN TANAMAN AIR
Pastikan Aquarium Anda Indah dan Sehat
 
koleksi hobiis
profil hobiis
online store  
 

 

   

 

::O-Fish: Algae, Permasalahan dan Penanggulangannya
 
LIVING SYSTEM DALAM AKUARIUM LAUT

Oleh : jong huat, agustus 2003

Akuarium laut, pada hakekatnya adalah satu sistem ! Sebelum kita sampai membuat satu akuarium laut atau sebelum anda melangkah lebih jauh dalam hobby yang satu ini, alangkah baiknya kita merencanakan dengan seksama sistem yang akan kita pilih.

Gambar 1. Sistem Akuarium Laut

LIVING SISTEM, salah satu sistem akuarium laut yang paling banyak dipergunakan oleh hobbiis, dan sangat disarankan untuk hobbiis pemula dalam akuarium laut. Selain lebih mudah perawatannya, juga tidak memerlukan perangkat-perangkat keras yang aneh/rumit dan mahal.

Sistem ini, secara khusus mengfokuskan perhatian pada masalah Batu Aktif ( Live Rock ), Pasir Aktif ( Live Sand ) dan Wadah Kulture Plankton ( Refugium ). 

Variasi lebih lanjut dari LIVING SYSTEM bisa kita pertimbangkan, untuk menyesuaikan dengan kondisi lingkungan dimana akuarium laut akan diposisikan di rumah kita. Kita bisa mempergunakan satu akuarium dalam satu sistem, kita kenal dengan All In One System. Kita juga bisa mempergunakan dua akuarium dalam satu sistem ( Double Tank In One System ). Atau kita juga bisa menggunakan tiga akuarium dalam satu sistem ( Triple Tank In One System ). Pilihan mana yang sesuai untuk anda ? tergantung kondisi lingkungan dan khususnya adalah luas lokasi dimana akuarium laut akan kita posisikan.

 
ALL IN ONE SYSTEM

Pada sistem all in one, kita hanya menggunakan satu akuarium dalam sistem kita. Akuarium ini berfungsi sebagai akuarium utama (main tank) juga berfungsi sebagai sump box dan refugium. Pada sistem ini, memerlukan akuarium yang lebih luas dan panjang. Disarankan, minimal dengan panjang 2 meter.

Gambar 2. Refugium dalam Akuarium Utama

Karena tidak ada akuarium atau wadah lain untuk sump, maka pada sistem all in one ini, undergravel filter menjadi mutlak diperlukan. Dan tentu saja menggunakan beberapa internal skimmer sebab kapasitas akuariumnya besar. Internal skimmer juga tidak boleh terlalu banyak, sebab ammonia dalam jumlah tertentu diperlukan oleh sistem untuk menghidupi bakteri pengurai sehingga siklus nitrogen berjalan dengan baik dalam akuarium kita. Internal skimmer ini bisa dipasang dibelakang akuarium dengan cara menyembunyikannya dengan live rock sehingga dari depan tidak kelihatan. Akuarium utama dirancang sedemikian rupa, lapisan dasar akuarium yang terdiri dari undergravel filter dengan lapisan pasir aktif ( live sand ), dan pecahan koral diatasnya, berfungsi sebagai filter media untuk menghidupkan bakteri pemecah ammonia ( nitrobacteria ) agar dapat menciptakan siklus nitrogen dalam akuarium laut kita. Susunan batu aktif ( liverock ) dibuat sedemikian rupa, agar berfungsi sebagai pabrik pakan alami dalam sistem akuarium kita. Susunan batu aktif ( live rock ) juga berfungsi sebagai pengatur aliran air atau arus ( current ) dalam akuarium kita. Lebih dari itu, batu aktif ( live rock ) yang subur, dimana terdapat sejumlah mikro organisme hidup dengan subur disana, akan menjadi filter alami yang paling baik. Mikro organisme yang jumlahnya sangat banyak ini, memakan partikel-partikel/kotoran akuarium kita, sehingga kita katakan mereka juga berfungsi sebagai media filter hidup ( live filter media ), dan media filter ini merupakan media filter yang paling baik dalam sistem akuarium laut. 

Setelah undergravel filter, lapisan pasir aktif ( Live Sand Bed ) dan susunan batu aktif ( live rock ), berikutnya isi akuarium juga harus diatur sedemikian rupa sehingga berfungsi juga sebagai refugium. Masukkan berbagai jenis rumput dan tanaman laut, misalnya dari jenis caulerpa, susun mereka pada sudut-sudut tertentu dalam akuarium kita, dengan bantuan pencahayaan yang memadai, rumput-rumput dan tanaman laut ini akan menjadi hutan kecil dalam akuarium kita yang berfungsi sebagai tempat yang baik untuk pertumbuhan plankton, khususnya jenis plankton nabati (phytoplankton). Dengan membatasi jenis ikan herbivore berada dalam akuarium kita, maka akuarium kita juga telah berfungsi sebagai satu refugium untuk pertumbuhan plankton. 

Dalam sistem all in one ini, hobbiis harus pintar menyusun isi akuarium lautnya, termasuk pemilihan jenis-jenis koleksinya secara tepat agar satu sama lain bisa saling mendukung dalam satu ekosistem.

 
DOUBLE TANK IN ONE SYSTEM
Variasi lain dari LIVING SYSTEM ini adalah DOUBLE TANK IN ONE SYSTEM. Atau dikenal dengan sistem dua akuarium. Satu berfungsi sebagai AKUARIUM UTAMA dan yang lainnya lagi berfungsi sebagai SUMP BOX. Sistem ini masih bisa divariasi lagi, anda bisa mengabungkan refugium dengan sump dalam satu akuarium. Dan akuarium utama hanya untuk koleksi live stock yang anda suka. Atau, Akuarium utama berfungsi juga sebagai refugium, untuk variasi yang ini tentu kita harus membatasi jenis koleksi yang herbivore. Dan anda harus memasukkan beberapa jenis rumput laut pada akuarium utama, dan menyusunnya pada sudut-sudut tertentu dalam akuarium. Kedua variasi ini, sama sama memiliki kelebihan dan kekurangannya. 
 
TRIPLE TANK IN ONE SYSTEM
Dalam sistem ini, kita menggunakan tiga akuarium, yaitu Akuarium UTAMA, Akuarium untuk REFUGIUM dan Akuarium untuk SUMP. Akuarium untuk refugium dibuat seperti akuarium utama, jadi ada dua akuarium untuk display. Satu akuarium utama yang berisi ikan hias dan koral yang menjadi koleksi kita, yang kedua adalah akuarium yang berfungsi sebagai refugium, dimana akuarium kedua ini juga ditata sedemikian rupa, sehingga menciptakan satu display yang indah untuk dipandang. 

Demikian living system ini kami jelaskan secara garis besar untuk anda. Silahkan memilih variasi yang sesuai dengan kondisi anda. Selamat bereksprimen. ( Jong Huat ).

  

 

Kecuali disebutkan dengan jelas, seluruh tulisan, gambar, ilustrasi dan foto pada situs web ini dibuat oleh Wahyu Purwakusuma. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi situs ini dalam bentuk maupun media apapun tanpa ijin tertulis dari O-Fish.com