MEDIA INFORMASI IKAN HIAS DAN TANAMAN AIR
Pastikan Aquarium Anda Indah dan Sehat
 
koleksi hobiis
profil hobiis
online store  
 

 

   

 

::O-Fish: Algae, Permasalahan dan Penanggulangannya
 
ALGAE DAN TIPS PENANGGULANGANNYA.
Algae Benang
Merupakan algae hijau dari genus Spirogyra. Membentuk rumpun berupa benang tipis, panjang, dan berwarna hijau muda.
 
Gambar 1. Algae Benang
 

Algae benang mempunyai persayaratan hidup mendekati persyaratan tumbuhan tingkat tinggi. Kondisi air yang baik dapat memicu pertumbuhannya, apalagi disertai dengan kondisi pencahayaan yang baik. Algae benang mempunyai kemampuan tumbuh relatif cepat. Meskipun kadang menjengkelkan, algae ini tidak bersifat merusak, tetapi tentu saja dapat menjadi pesaing utama akan unsur hara.

Kontrol: Preparat khusus untuk algae benang dapat digunakan, tetapi hal ini dapat berakibat buruk pada tanaman lain. Ikan pembersih algae kadang mau memakan bagian yang masih muda, sehingga sering cara dengan menggunakan ikan pembersih algae ini tidak efektif. Cara yang paling baik adalah dengan cara mekanik. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melilit mereka dengan menggunakan sebatang kayu kasar kemudian menariknya keluar. Tidak jarang mereka hilang dengan sendirinya.

 
Algae Bintik Hijau
Merupakan algae berberntuk kecil, bulat, dengan ukuran lebih kurang 3 mm, berwarna hijau. Algae ini melekatkan diri dengan kuat pada substrats. Biasanya melekat pada kaca atau pada daun.
 
Gambar 2.
Algae Bintik Hijau
 

Algae bintik hijau sering muncul pada akuarium baru, pada saat kondisi air belum stabil, atau pada saat kualitas air akuarium menurun. Meskipun tidak menyebabkan kerusakan akan tetapi kahadirannya cukup dapat mengganggu pemandangan.

Kontrol: Pada umumnya akan hilang dengan sendirinya pada saat kondisi air telah stabil atau kualitasnya membaik. Bisa juga dibersihkan dengan menggunakan ikan atau siput pembersih algae. Penggunaan algaesida diketahui tidak akan efektif.

 

Algae Bintik Hitam
Merupakan algae merah berbentuk benang sangat pendek, hidup berkoloni, membentuk bintik membulat berwarna gelap sampai hitam. Bintik berukuran kurang lebih 5 mm, menempel kuat pada kutikel luar daun. Pertumbuhannya biasanya mulai dari pinggiran daun kemudian berkembang hingga menutupi seluruh permukaan daun.
 
Gambar 3.
Algae Bintik Hitam
 

Perkembangan algae hitam tidak berhubungan dengan kualitas air, cahaya pun diketahui bukan merupakan faktor pemicu. Algae ini dapat berkembang dengan cepat dan menular dengan cepat pula ketanaman disekitarnya. Daun yang terjangkit akan mati dan tunas-tunas daun muda akan membusuk.

Kontrol: Tergolong sangat sulit diatasi. Disarankan untuk segera menyingkirkan/membuang daun yang tampak terjangkit sesegera mungkin. Ikan pembersih algae dan perlakuan kimia diketahui tidak berpengaruh nyata. Meskipun demikian, siput "ramshorn" diketahui dapat membantu membersihkan dengan memakan lapisan algae dipermukaan daun.

 
Algae Biru
Merupakan algae dari jenis Ascillatoria atau genus lainnya. Algae ini tumbuh menyerupai lapisan lemak pada permukaan daun dengan warna biru-hijau. Munculnya algae ini biasanya disertai dengan bau air menyerupai bau basi.
 
Gambar 4. Algae Biru
 

Algae biru biasanya tumbuh mulai dari bagian dasar akuarium, menutupi segala sesuatu yang ada disana, termasuk tanaman. Berbagai spesies algae ini mengkonsumsi senyawa-senyawa organik, oleh karena itu, kehadirannya sering berkaitan dengan memburuknya kualitas air akuarium dimana kadar senyawa organik melimpah. Beberapa hal lain yang dapat memicu munculnya algae biru adalah: kehadiran sinar matahari, dekomposisi substrat, sisa pakan, pemupukan yang berlebih, dan tingkat kandungan nitrat tinggi.

Kontrol: pH dibawah 6.0 merupakan kondisi yang tidak disukai oleh algae ini. Algae biru mempunyai rasa pahit, sehingg ikan pembersih algae, seperti black molly, tidak menyukainya. Siput apel diketahui sering efektif dalam menanggulangi algae ini. Akan tetapi seringkali pertumbuhan algae biru ini lebih cepat dari pada jumlah yang dikonsumsi. Kontrol secara kimiawi mungkin dilakukan. Perlakuan ini akan dapat dipercepat dengan disertai penggelapan total akuarium selama 48 jam sebelumnya. Penggelapan total selama 4-6 hari atau penggantian ari rutin, akan menciptakan kondisi yang tidak disukai bagi algae biru. (Bersambung)

 

HAL SELANJUTNYA

 
 
ARTIKEL
Setup Akuarium Tanaman
Perbanyakan Tanaman
Alga dan Tips Penanggulangannya
Membuat Gas CO
Sumber Hara Tanaman
Teknik Pemupukan
Cahaya dan Fotosintesa
Media Tumbuh

  

 

Kecuali disebutkan dengan jelas, seluruh tulisan, gambar, ilustrasi dan foto pada situs web ini dibuat oleh Wahyu Purwakusuma. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi situs ini dalam bentuk maupun media apapun tanpa ijin tertulis dari O-Fish.com