MEDIA INFORMASI IKAN HIAS DAN TANAMAN AIR
Pastikan Aquarium Anda Indah dan Sehat
  online store  
 

 

   

 

::O-Fish: Algae, Permasalahan dan Penanggulangannya
 
ALGAE DAN TIPS PENANGGULANGANNYA. (lanjutan)
Algae Sisir Hijau.
Merupakan algae hijau dari genus Pithoptora. Tumbuh bercabang tidak teratur, berbentuk benang halus, berwarna hijau muda, yang muncul dari tempatnya melekat. Pada umumnya membentuk rumpun-rumpun dengan panjang sekitar 2-3 cm..
 
Gambar 5. Algae Sisir
 

Algae ini biasanya membentuk koloni pada bahan mati, seperti kayu atau batu. Tetapi sering pula tumbuh pada daun. Pertumbuhannya dipicu oleh pencahayaan intesnsif, pemupukan berlebih, dan penggunaan CO2.

Kontrol: Rumpun algae dapat diambil dengan mudah secara mekanik. Ikan SAE dapat membantu mengurangi penyebaran.

 
Algae Klaster
Merupakan golongan algae hijau dari genus Ulothrix.  Algae ini tidak melekat  pada benda.   Berwarna hijau muda, berbentuk benang halus yang tidak berlendir.  Biasanya tergeletak didasar membentuk kluster kusut..
 
Gambar 6. Algae Cluster
 

Algae ini biasanya masuk kedalam sistem akuarium karena terbawa tanaman baru.

Kontrol: Diambil atau disedot secara teratur. Ikan jenis Ancistrus atau Plecostomus seringkali dapat membantu menghilangkan jenis algae ini. 

 

Diatom
Diatom sering diberi nama salah sebagai algae coklat. Tumbuhan ini tidak memiliki bentuk (amorphus). Melekat dengan kuat pada tanaman dan batu-batuan. Apabila dipegang akan terasa kasar.
 
Gambar 7. Diatom
 

bagian besar golongan diatom memerlukan pH diatas 7.5 untuk menunjang kehidudapannya. Mereka memerlukan cahaya redup, sehingga biasanya tidak akan menjadi masalah pada akuarium yang memiliki pencahayaan baik.

Kontrol: Ikan pembersih dan siput suka memakan diatom. Perlakuan secara kimiawi dapat pula membantu. Dapat pula dikontrol dengan melakukan peningkatan intesitas cahaya dan atau penambahan lama pencahayaan..

 
Algae Janggut
Merupakan algae merah dari genus Comsopogon. Berbetnuk benang dengan panjang bisa sampai dengan 15 cm, tidak banyak bercabang dengan warna gelap sampai hijau tua. Melekat dengan kuat pada daun dan hampir tidak bisa dilepas tanpa menimbulkan kerusakan pada daun yang bersangkutan
 
Gambar 8. Algae Janggut
 

Algae ini biasa masuk kedalam akuarium melalui tanaman baru. Biasanya berkoloni pada bagian tanaman yang tumbuh aktif yang berdektan dengan sumber cahaya. Algae janggut menyukai kondisi dengan kesadahan tinggi, pH tinggi dan kadar CO2 rendah. Kadar nitrat tinggi juga merupakan salah satu pemicu pertumbuhannya. Pada tingkat infestasi akut algae ini dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman yang bersangkutan.

Kontrol: Penanggulangan secara mekanik dapat menyebabkan kerusakan pada daun. Bagian-bagian terjangkit sebaiknya dipotong dan biarkan tanaman membentuk tunas baru. Bagian yang baru tumbuh kemudian dapat dikontrol dengan menggunakan ikan permbersih algae. Perlakuan khusus untuk algae benang dapat dilakukan, tetapi perlu dilakukan berulangkali. Penambahan CO2 sering menimbulkan dampak positif. Algae janggut biasanya tidak akan menjadi masalah pada akuarium yang diberi CO (Bersambung)

 

HAL SEBELUMNYA | HAL SELANJUTNYA

 
 
ARTIKEL
Setup Akuarium Tanaman
Perbanyakan Tanaman
Alga dan Tips Penanggulangannya
Membuat Gas CO
Sumber Hara Tanaman
Teknik Pemupukan
Cahaya dan Fotosintesa
Media Tumbuh

  

 

Kecuali disebutkan dengan jelas, seluruh tulisan, gambar, ilustrasi dan foto pada situs web ini dibuat oleh Wahyu Purwakusuma. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi situs ini dalam bentuk maupun media apapun tanpa ijin tertulis dari O-Fish.com