MEDIA INFORMASI IKAN HIAS DAN TANAMAN AIR
Pastikan Aquarium Anda Indah dan Sehat
 
koleksi hobiis
profil hobiis
online store  
 

 

   

 

 
FISHLESS CYCLING

Dalam artikel mengenai sindrom akuarium baru disebutkan bahwa sebuah akuarium akan dapat mencapai keseimbangan secara alamiah dalam beberapa minggu hingga 2 bulan. Kondisi ini tentu memerlukan kesabaran. Padahal sering kita ingin segera menyaksikan keindahan sebuah akuarium secepat mungkin setelah akuarium datang atau tersedia di rumah kita. Apakah ada cara untuk mempercepat terjadinya kestabilan atau kematangan sebuah lingkungan akuarium. ?

Apabila anda ingin mempercepat pamatangan sebuah ekosisistem akuarium dapat di digunakan metoda pematangan tanpa kehadiran ikan, atau dikenal sebagai fishless cycling. Dalam kondisi normal ikan sering dijadikan “sarana” untuk menciptakan kondisi akuarium yang stabil. Ekskresi ikan, seperti feces atau lendir dan juga kelebihan makanan, dijadikan sebagai sumber makanan bagi bakteri pengeruai ammonia, sehingga bakteri-bekteri tersebut dapat tumbuh dan berkembang. Sedangkan dalam metoda tanpa ikan, bakteri-bekteri tersebut diberi makan langsung dengan menggunakan bahan kimia berbasis nitrogen.

Beberapa keuntungan penggunaan cara ini, seperti yang pernah penulis lakukan adalah :

•  Siklus dapat dilakukan dengan relatif cepat, yaitu dalam waktu kurang dari 2 minggu. Hal ini akan tergantung dari media yang digunakan. Sedangkan waktu yang diperlukan untuk melakukan cycling dengan cara normal adalah 4 sampai 6 minggu. Penulis bahkan berhasil melakukannya dalam waktu kurang dari 8 hari.

•  Ikan dapat dimasukkan sekaligus dalam jumlah lebih banyak setelah proses cycling selesai, dimana dalam keadaan biasa hal tersebut harus dilakukan secara perlahan agar bakteri pengurai ammonia dapat mengimbangi kadar ammonia yang ada,. Semakin banyak ammonia yang dihasilkan semakin banyak pula bakteri yang diperlukan .

•  Tidak menggunakan ikan.

•  Jika akuraium akan digunakan sebagai akuarium karantina, dapat langsung dipakai setelah cycling tercapai.

Perlakuan
Untuk melakukan cycling dengan metode ini diperlukan sumber bakteri sebagai starter. Bakteri ini bisa didapat dari media filter akuarium yang lama atau dari air perasan media filter, batu batuan dari akuarium yang sudah dicycle dan bebas dari penyakit. Secara umum dapat dikatakan bahwa filter yang terdapat pada sebuah akuarium yang telah stabil akan memiliki sumber bakteri paling bagus untuk digunakan dalam metode ini. Selain itu perlu disiapkan test kit untuk menguji kadar ammonia, nitrit, dan nitrat, serta pH. Teskit ini dapat diperoleh di toko perlengkapan akuarium. Kemudian yang digunakan sebagai sumber ammonia adalah ammonia 25% . Bahan ini dapat dibeli di toko kimia, harga perbotol sekitar 6000 rupiah.

Siapkan akuarium, isi air, masukan starter bakteri dan jalankan segala perangakat pendukungnya. Pada hari pertama, masukan satu sendok teh ammonia kedalam akuarium tersebut, kemudian ukur kadar ammonianya. Tambahkan ammonia secara berangsur hingga kadar ammonia dalam akuarium mencapai konsentrasi 4.0-5.0mg/l (ppm). Biarkan selama satu hari. Pada hari ke tiga lakukan test ammonia kembali dan tambahkan ammonia agar mencapai 4.0-5.0 mg/l kembali. Lakukan pangujian setiap hari sampai hari ke 5.

Pada hari kelima selain melakukan test kadar ammonia, lakukan pula test nitrit. Selanjutnya lakukan test nitrit dan ammonia setiap hari sampai kadar ammonia dan nitrit anda menunjukkan kadar 0.0 mg/l. Selama itu anda harus tetap memasukkan ammonia yang diperlukan untuk tetap mempertahankan kadarnya pada 5.0mg/l, walaupun aquarium anda telah ter-cycling, sampai tiba saatnya memasukkan ikan. Apabila kadar ammonia dan nitrit sudah bisa mencapai kadar 0 mg/l sebelum penambahan ammonia dilakukan, boleh dikatakan akuarium tersebut sudah ter-cycling dengan baik.

Apabila diputuskan untuk segera memasukan ikan setelah cycling tercapai, hentikan penambahan ammonia dan ukur kadar ammonia, nitrit, dan nitrat. Ikan akan aman dimasukan apabila kadar ammonia dan nitritnya menunjukkan 0.0 mg/l. Perlu diperhatikan apabila pada saat tersebut kadar nitratnya berada diatas 30 mg/l, maka lakuan pergantian air sebabanyak 50 % atau lebih, baru kemudian ikan aman untuk dimasukkan.

  

 
SERBA SERBI FILTER
Bak Over Flow
Konsep dasar bak overflow adalah hukum bejana berhubungan....
Fishless Cycling
Proses pematangan filter tanpa kehadiran ikan...
Filter Sentral
Filter sentral adalah filter yang digunakan secara bersama oleh dua atau lebih akuarium ....
Akuarium dengan Filter Atas
Sketsa akuarium dengan filter atas.................

 

 

Kecuali disebutkan dengan jelas, seluruh tulisan, gambar, ilustrasi dan foto pada situs web ini dibuat oleh Wahyu Purwakusuma. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi situs ini dalam bentuk maupun media apapun tanpa ijin tertulis dari O-Fish.com