| |
| PENENTUAN JENIS KELAMIN |
Penentuan jenis kelamin ikan maskoki pada umumnya akan relatif mudah dilakukan apabila dilaksnakan pada musim kawin. Pada masa demikian maskoki jantan akan munjukkan tanda-tanda berupa munculnya bintil bintil berwarna putih pada tutup insang mereka dan pada bagian depan sirip dadanya (Gambar 1). Tanda demikian tidak akan muncul diluar musim kawin |
| |
|
|
| Gambar 1 |
Maskoki jantan dengan bintik(bintil) putih pada tutup insang dan bagian depan sirip dadanya |
|
| |
Secara umum pembedaan jenis kelamin dapat pula dilakukan melalaui penampakan postur tubuh. Hal ini hanya bisa dilakukan bila maskoki tersebut berada pada usia yang sama. Tubuh maskoki jantan pada umumnya relatfh lebih ramping, lebih memanjang dibandingkan dengan maskoki betina. Sirip-siripnya pun relatih lebih panjang. Sedangkan maskoki betina mempunyai postur tubur lebih membulat dengan sirip-sirip yang lebih pendek (Gambar 2). Pada saat hamil, bila dilihat dari atas, postur tubuh moskoki sering tampaik tidak simetri |
| |
|
|
Gambar 2. Maskoki jantan (kiri). Betina (kanan) |
|
|
| |
Cara lain adalah dengan melalui venting, yaitu dengan mengamati secara langsung alat kelamin mereka. Tampilan alat kelamin maskoki bila dilhat dari bawah akan menunjukkan lubang kloaka yang lebih sempit pada maskoki jantan, dan lebih lebar pada maskoki betina (Gambar 3). |
| |
 |
 |
Jantan |
Betina |
Gambar 3. Venting |
|
| |
Bila dilihat dari arah samping (Gambar 3 paling bawah). Alat kelamin jantan tampak berbentuk cekung, sedang alat kelamin betina tampak menonjol (cembung).
Cara yang tidak kalah menarik adalah dengan melihat reaksi maskoki lain. Hal ini dapat dilakukan bila kita mempunyai maskoki betina yang telah ditentukan secara pasti, misalnya ikan tersebut bertelur. Bila ikan betina ini dimasukkan kedalam wadah yang ada maskoki lain, maka bila maskoki tersebut kemudian mendatangi maskoki yang kita masukan dan membelai belai maskoki ini, bisa diharapkan bahwa maskoki tadi berjenis kelamin jantan |