Black Ghost termasuk salah satu ikan yang berhasil diternakan dalam akuarium. Ikan ini tergolong egg layer. Dalam proses breeding sering disiapkan batu, batang pohon pakis, atau lembaran keramik sebagai sarana untuk penempelan telur mereka.
Perbandingan induk betina dan jantan untuk keperluan breeding adalah 2 : 1. Breeding dapat diakukan secara masalnya, misalnya dengan menempatkan 10 ekor induk betina dengan 5 ekor induk jantan pada satu akuarium. Ikan jantan dan betina dapat dibedakan dengan membandingkan jarak mulut ke tutup insang. Ikan jantan pada umumnya akan memiliki jarak yang lebih panjang dibandingkan dengan ikan betina. Selain itu, ikan jantan pada umumnya mempunyai bentuk tubuh lebih langsing dibandingkan dengan induk betina yang biasanya berperut gendut. Ikan ini biasanya sudah akan matang telur setelah berusia 1 tahun atau setelah mencapai panjang tubuh sekitar 15 cm.
Akuarium breeding biasanya dibuat relatif gelap, hal ini dapat dilakukan dengan menutup akuarium yang bersangkutan dari gangguan sinar. Pemijahan Black host terjadi pada malam hari. Apabila pemijahan telah terjadi, maka menjelang pagi hari, disarankan untuk segara mengeluarkan media penempelan telur dari dalam akuarium pemijahan dan memindahkannya kedalam akuarium penetasan untuk menghindari telur-telur tersebut dimangsa oleh induknya. Telur yang dihasilkan bisa mencapai 200 butir setiap hari.
Telur pada umumnya akan menetas setelah tiga hari. Pada hari kesepuluh burayak sudah bisa diberi naupli Artemia. Selanjutnya setalah burayak beruaia 14 -16 hari sudah dapat diberi pakan lain seperti cacing rambut. Dalam waktu 2 bulan, umumnya burayak sudah akan bisa mencapai ukuran 5 cm (2 inchi). |